<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Mengalami Proses Menulis</title>
	<atom:link href="http://www.visikata.com/mengalami-proses-menulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.visikata.com/mengalami-proses-menulis/</link>
	<description>online . Writing  .  Technology  . Business</description>
	<lastBuildDate>Sat, 17 Sep 2011 08:51:44 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
	<item>
		<title>By: Alice</title>
		<link>http://www.visikata.com/mengalami-proses-menulis/comment-page-1/#comment-510</link>
		<dc:creator>Alice</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Aug 2010 13:02:15 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://www.visikata.com/?p=559#comment-510</guid>
		<description>Saya sangat setuju dengan tulisan diatas. Sebuah realita sederhana mengenai perjalanan lahirnya tulisan-tulisan yg bermutu. KEtika kita mencintai pekerjaan kita, apapun itu, maka uang bisa mengalir dengan sendirinya. Menikmati setiap proses pembelajaran supaya menjadi penulis yang matang, bisa diaplikasikan kedalam kehidupan semua orang. Bukan cuma penulis saja. Tulisan ini benar-benar membuka mata hati saya, dan memberikan harapan yg tidak muluk-muluk kepada penulis amatir yang makin marak di Indonesia. Saya telah melihat begitu banyak bakat di blog-blog tulis menulis, saya berharap para editor tidak meluputkan matanya kepada generasi baru ini.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sangat setuju dengan tulisan diatas. Sebuah realita sederhana mengenai perjalanan lahirnya tulisan-tulisan yg bermutu. KEtika kita mencintai pekerjaan kita, apapun itu, maka uang bisa mengalir dengan sendirinya. Menikmati setiap proses pembelajaran supaya menjadi penulis yang matang, bisa diaplikasikan kedalam kehidupan semua orang. Bukan cuma penulis saja. Tulisan ini benar-benar membuka mata hati saya, dan memberikan harapan yg tidak muluk-muluk kepada penulis amatir yang makin marak di Indonesia. Saya telah melihat begitu banyak bakat di blog-blog tulis menulis, saya berharap para editor tidak meluputkan matanya kepada generasi baru ini.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

